Topik Minggu ini;
Studi Kasus : Disain dan Pengukuran kerja
Jelaskan tentang "Optimalisasi Kinerja Karyawan: Peran SDM DalamMendesain dan Mengukur Pekerjaan" : di dalam penelitian yang dilakukan oleh Muhammad Akhsan Tenrisau1*, Muafifah Muhtar2, Zulfikri Fajri3, Nesa Safriani4, Putri Aulia Radwa5, di dalam jurnal Center of Economic Student Journal Vol. 7 No. 4, October 2024 e-issn : 2621 – 8186
SDM berperan strategis dalam desain pekerjaan & pengukuran kinerja.
ReplyDeleteDesain pekerjaan yang baik meningkatkan produktivitas, kepuasan, retensi.
Pengukuran kinerja yang objektif meningkatkan efektivitas & pengembangan SDM.
Optimalisasi peran SDM meningkatkan kinerja individu & daya saing organisasi.
Peran Sumber Daya Manusia (SDM) sangat strategis dalam mendesain mengukur pekerjaan untuk memastikan tercapainya tujuan organisasi secara optimal. Desain kerja yang efektif memegang peranan penting dalam menciptakan lingkungan dan budaya kerja yang mendukung, serta mampu
ReplyDeletemendorong karyawan untuk memberikan kinerja terbaik mereka.
SDM bertanggung jawab mendesain pekerjaan yang efektif dan efisien dengan memperhatikan keseimbangan antara beban kerja, kompetensi yang dibutuhkan, serta peluang pengembangan karier bagi
karyawan. Pengukuran kinerja yang dilakukan oleh SDM didasarkan pada sistem yang objektif, adil, dan transparan untuk memastikan bahwa setiap individu diukur berdasarkan pencapaian yang relevan dengan perannya.
1. Tujuan penelitian
ReplyDeletePenelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana fungsi SDM (Sumber Daya Manusia) dapat mengoptimalkan kinerja karyawan melalui dua kanal utama: desain pekerjaan (job design) yang efektif dan pengukuran kinerja (performance measurement) yang objektif.
2. Metode
- Penelitian ini bersifat studi literatur. penulis mengkaji artikel, buku, dan sumber terpercaya lain terkait desain pekerjaan dan pengukuran kinerja untuk membangun pemahaman yang komprehensif.
3. Temuan utama
- SDM yang efektif dalam merancang pekerjaan (job design) dan mengukur kinerja dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kualitas kerja.
Jurnal Fakultas Ekonomi & Bisnis
- Desain pekerjaan yang baik berkontribusi pada kepuasan kerja dan retensi (penahanan) karyawan.
- Pengukuran kinerja objektif (dilakukan SDM) juga penting untuk memastikan bahwa karyawan dinilai dengan adil dan transparan, yang pada gilirannya meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan.
4. Kontribusi teoritis
- Melalui kajian literatur, penelitian ini menggabungkan teori manajemen kinerja dan desain pekerjaan (job design) untuk menunjukkan bagaimana SDM bukan hanya administrasi, tetapi aktor strategis yang bisa “mendesain” sistem kerja agar “economic value” karyawan dipetakan dan dioptimalkan.
5. Implikasi praktis
- Departemen SDM harus dilibatkan dalam fase desain pekerjaan, bukan hanya sebagai fungsi administratif.
- Sistem pengukuran kinerja harus dibangun sedemikian rupa agar objektif: metrik, indikator, dan evaluasi kinerja karyawan harus jelas dan transparan.
- Dengan desain kerja yang tepat dan sistem penilaian kinerja yang baik, organisasi bisa meningkatkan kepuasan kerja, mengurangi turnover, dan memaksimalkan potensi karyawan.