Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Discussion Forum 13
Topik Minggu ini Perencanaan Agregat Jelaskan apa yang dimaksud dengan perencanaan agregat dan apa tujuan dilakukan perencanaan agregat? B...
-
Topik Minggu ini Jelaskan tentang Manajemen Proyeksebutkan 2 metoda yang umum digunakan dalam manajemen proyek (pert dan cpm) dan jelaska...
-
Topik Minggu ini; Berikan jawabanmu terkait pertanyaan di studi kasus strategi tata letak operasi.
-
Topik Minggu ini; Studi Kasus : Disain dan Pengukuran kerja Jelaskan tentang "Optimalisasi Kinerja Karyawan: Peran SDM Dalam Mendesa...
proses perencanaan jumlah total (agregat) produksi, tenaga kerja, dan persediaan dalam jangka menengah (biasanya 6–18 bulan) untuk memenuhi permintaan yang diperkirakan dengan cara yang paling efisien dan ekonomis.
ReplyDelete1. Menyeimbangkan permintaan dan kapasitas produksi
2. Mengoptimalkan penggunaan sumber daya
3. Menekan biaya operasional
Perencanaan agregat adalah proses perencanaan produksi jangka menengah (biasanya 3–18 bulan) yang bertujuan menentukan tingkat output total, jumlah tenaga kerja, dan persediaan secara keseluruhan (agregat), tanpa merinci jenis produk satu per satu.
ReplyDeleteTujuan dari agregat planning adalah :
1. Menyeimbangkan permintaan dan kapasitas produksi
2. Mengoptimalkan biaya operasional
3. Menentukan kebijakan tenaga kerja
4. Mengendalikan tingkat persediaan
5. Menjadi dasar perencanaan operasional lanjutan
6. Meningkatkan stabilitas operasi perusahaan
muhammad fayyaz riefky priyono 1122210060
ReplyDeletePengertian Perencanaan Agregat
Perencanaan agregat adalah proses perencanaan produksi jangka menengah (biasanya 3–18 bulan) yang bertujuan untuk menentukan tingkat produksi, kapasitas tenaga kerja, dan persediaan secara keseluruhan (agregat) guna memenuhi permintaan yang berfluktuasi.
Disebut agregat karena:
Produk tidak dirinci per jenis, tetapi digabung dalam satu kelompok
Tenaga kerja dan kapasitas dipandang secara total, bukan individu
Tujuan Perencanaan Agregat
Tujuan utama perencanaan agregat adalah menyeimbangkan permintaan dan kapasitas produksi dengan biaya serendah mungkin.
Secara lebih rinci, tujuannya:
Menentukan jumlah produksi optimal pada setiap periode
Mengatur kebutuhan tenaga kerja, termasuk perekrutan dan PHK
Mengendalikan persediaan agar tidak berlebih atau kekurangan
Meminimalkan total biaya, seperti:
Biaya produksi
Biaya penyimpanan
Biaya lembur
Biaya kekurangan (backorder)
Menjadi dasar penjadwalan produksi rinci (Master Production Schedule)
Menjaga stabilitas operasi perusahaan dalam jangka menengah
Kesimpulan Singkat
Perencanaan agregat membantu perusahaan merencanakan produksi secara menyeluruh, sehingga permintaan pelanggan dapat dipenuhi tepat waktu, efisien, dan ekonomis.